Home, Kesultanan, Penjajahan, Kemerdekaan, Tokoh, Pengelola

Showing posts with label Kesultanan. Show all posts
Showing posts with label Kesultanan. Show all posts

Sunday, January 1, 2017

Kiai Ngabehi Cakradana: Arsitek Kesultanan Banten

Keraton Kaibon Kesultanan Banten. Foto: Istimewa.
Dua pucuk surat tulisan tangan Kiai Ngabehi Cakradana tersimpan di Kopenhagen. Di muka amplop salah satunya bertahun 1671-1672, ditambahkan catatan dalam bahasa Denmark: “Cinabij Sabandorz hos sultanen til Bandtam” artinya “syahbandar kota Pecinan untuk sultan Banten.” Dari kata-kata itu diketahui bahwa Cakradana adalah syahbandar kerajaan sekaligus pemimpin masyarakat Tionghoa. Ternyata tak hanya itu. Dia juga dikenal sebagai arsitek permukiman dan pertahanan Banten.

Monday, December 26, 2016

Syarifah Fatimah, Ratu Banten Ditahan di Pulau Edam

Diduga makam Ratu Syarifah Fatimah di Pulau Edam. 
Foto: Dessy Utami/wego.co.id.
SULTAN Zainul Arifin memimpin Kesultanan Banten antara 1733-1748. Namun, istrinya, Ratu Syarifah Fatimah, menginginkan kekuasaannya. Untuk memuluskan tujuannya, Ratu Syarifah bersekutu dengan VOC.

Wednesday, December 14, 2016

Mahkota Sultan Banten

Replika mahkota Sultan Banten.
Regalia (perangkat kebesaran raja) yang utama adalah mahkota. Seorang pengganti raja atau sultan disebut putra mahkota dan ketika ditahbiskan sebagai penguasa baru akan dimahkotai. Tidak banyak kerajaan atau kesultanan di Nusantara yang mahkotanya terselamatkan hingga sekarang. Salah satunya mahkota sultan Banten.

Tuesday, December 6, 2016

Ragunan dari Gelar Sultan Banten untuk Orang Belanda

Kompleks Masjid Agung Banten
TAMAN margasatwa Ragunan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dipadati pengunjung yang mengisi liburan Lebaran. Kebun binatang itu, yang berdiri pada 19 September 1864, semula berlokasi di Cikini sebelum dipindahkan ke Ragunan pada 1966. Bagaimanakah asal usul Ragunan?